Mark Zuckerberg Bersama CEO Google serta Twitter Dipanggil DPR AS, Tersedia Apa?

0
153

Suara. com – Para pemimpin media sosial dipanggil untuk bersaksi di depan DPR Amerika Serikat (AS), mendengar kaidah seputar misinformasi digital.

Mark Zuckerberg dari Facebook, Sundar Pichai CEO Google, dan CEO Twitter Jack Dorsey, ketiganya wajib menghadiri Komite Energi dan Perniagaan DPR pada sidang bulan pendahuluan.

Zuckerberg dan Dorsey sudah harus mempertahankan kebijaksanaan mereka kepada Komite Kehakiman Kongres pada November lalu.

Audiensi itu berkaitan dengan jalan apa platform memoderasi konten menjelang penetapan presiden 2020.

Baca Juga: Bertambah Mudah, Google Classroom Akan Mampu Digunakan dalam Mode Offline

CEO Google Sundar pichai. [AFP]

Sidang misinformasi digital yang akan datang bakal berlangsung pada 25 Maret kelak.

Ketua panitia mengungkapkan bahwa tiga CEO teknologi besar akan menguji dalam pernyataan resmi.

“Apakah itu kebohongan tentang vaksin Covid-19 atau klaim penipuan pemilu yang tidak betul, platform online ini telah menguatkan informasi yang salah menyebar, mengintensifkan krisis nasional dengan kehidupan nyata, konsekuensi suram bagi kesehatan & keselamatan publik, ” tulis masukan tersebut, dilansir laman The Sun , Minggu (21/2/2021).

Menurut pemimpin panitia tersebut, sudah terlalu lama, teknologi besar telah gagal untuk mengakui peran yang mereka mainkan dalam mengobarkan dan mengangkat data palsu yang terang-terangan kepada audiens online-nya. Pengaturan mandiri industri telah gagal.

“Kita harus memulai pekerjaan mengubah insentif yang mendorong perusahaan media sosial untuk mengizinkan dan bahkan mempromosikan keterangan yang salah dan disinformasi, ” terangnya.

Baca Juga: Akrabnya Pornografi dengan Twitter

Facebook, Google, dan Twitter semuanya menghadapi pengawasan lebih sendat sejak peran media sosial pada penyerbuan gedung Capitol awal tahun ini.