Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Balongan, 20 Orang Dibawa ke RS

0
99

Suara. com – Sebesar lima orang mengalami luka bakar berat dan 15 lainnya mengalami luka rendah akibat kebakaran yang berlaku di kilang minyak RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03).

“Data tatkala ada lima orang dengan mengalami luka bakar berat, ” kata Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Kawasan (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya, kepada kantor berita Antara.

Caya mengatakan total korban datang saat ini terdata sebanyak 20 orang yang telah dilarikan ke rumah kecil terdekat. Dari jumlah itu 15 mengalami luka mudah serta lima lainnya luka berat.

Menurutnya, para korban yang menikmati luka-luka merupakan penghuni vila yang dekat dengan lokasi kejadian. Ada pula target yang sedang melintas depan lokasi ketika terjadi kebakaran.

Menangkap Juga: Pabrik Minyak Balongan Terbakar, Kepulan Asap dan Api Tampak Hingga 5 KM

“Korbannya beragam ada warga sekitar dan juga pengguna jalan, ” tuturnya.

Sementara itu, dalam keterangan kepada pers, PT Pertamina menyebut sebanyak warga telah dievakuasi ke beberapa tempat. Warga dengan diungsikan berasal dari Tempat Balongan yang merupakan desa yang berlokasi paling dekat dengan tempat kejadian.

Diperkirakan saat itu terdapat sekitar 200an awak yang diungsikan ke Pendopo Kabupaten Indramayu, sekitar 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan sekitar 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Di wadah pengungsian, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan Covid-19 berupa kedok dan hand sanitizer, mengikuti memastikan warga tetap menyelenggarakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk pemasokan, Pertamina akan bekerja sesuai dengan pemda Kabupaten Indramayu untuk membantu penyediaan penggunaan bagi warga di eksodus. Selain itu, Pertamina juga menyiapkan terpal serta keinginan warga lainnya di eksodus.

Baca Juga: Kilang Minyak Balongan Terbakar, Diduga karena Sambaran Petir

Jalan pemadaman

Jalan pemadaman masih terus berlangsung hingga Senin (29/03) memukul 08. 00 WIB.

Pertamina mengaku telah mendatangkan tim HSSE (Health Safety, Security and Environment) dari unit kilang terdekat yakni Kilang Pertamina Cilacap, Pertamina EP, Kilang Pertamina Plaju serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Indramayu untuk segera mengupayakan pemadaman kebakaran kilang.

“Pertamina meminta warga kira-kira untuk tetap tenang, serta menjauh dari lokasi kebakaran. Saat insiden terjadi, tersedia 4 warga yang sedang melintas sehingga mengalami luka bakar, ” ujar Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya melalaikan keterangan tertulisnya, Senin (29/03).

“Langsung dirujuk untuk perawatan intensif dalam RSUD Indramayu, ” katanya.

Ifki menerangkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00. 45 WIB di tangki T301G. Pengantara kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan.

“Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun pada saat kejadian sedang turun hujan deras disertai petir, ” ucapnya.

Menurutnya, era ini akses jalan dalam sekitar kilang minyak ditutup untuk menghindari adanya objek. “Saat ini dilakukan juga pemblokiran jalan menuju kira-kira lokasi kejadian, dibantu oleh TNI, ” katanya.

Artikel tersebut akan terus diperbarui