Formal! Pemerintah Indonesia Labeli TPNPB Sebagai Kelompok Teroris

0
20

Suara. com – Pemerintah Indonesia resmi menganggap Prajurit Pembebasan Nasional Pembangunan Nasional (TPNPB) sebagai teroris. Keputusan pemerintah tersebut sudah disesuaikan dengan undang-undang yang menyusun soal teroris.

“Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan kekar di kategorikan sebagai teroris, ” kata Menteri Pemimpin bidang Politik, Hukum & Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (29/4/2021).

Keputusan tersebut diambil pemerintah karena banyak pihak dengan mendukung untuk segera menindaklanjuti soal kekerasan yang terjadi di Papua baru-baru tersebut.

Menurut Mahfud, beragam kalangan mulai sejak MPR RI, TNI, Polri hingga tokoh-tokoh Papua yang menemuinya bersepakat kalau TPNPB telah melakukan pembunuhan & kekerasan secara brutal. Tersebut disebutnya sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2018 di mana teroris dikatakan sebagai siapapun orang yang merencanakan menggerakan serta mengorganisasikan terorisme.

Baca Juga: Bertemu Pimpinan KPK, Mahfud MD Dapat Penuh Dokumen Kasus BLBI

Sedangkan terorisme dijelaskan Mahfud yakni setiap kegiatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau mengalami takut secara meluas yang dapat menimbulkan korban secara massal atau menimbulkan kehancuran terhadap objek vital penting terhadap lingkungan hidup sarana publik atau fasilitas global dengan motif ideologi, kebijakan dan keamanan.

“Nah berdasar definisi dengan dicantumkan dalam UU No 5 Tahun 2018 maka apa yang dilakukan oleh KKB dan segala nama organisasinya dan orang-orang dengan berafisiliasi dengannnya adalah kesibukan teroris, ” tegasnya.

Lebih lanjut, negeri telah meminta Polri, TNI, BIN dan aparat terpaut untuk segera melakukan kegiatan secara cepat, tegas terukur menurut hukum. Dalam interpretasi lain, penindakan itu tidak boleh mengorbankan masyarakat biasa.