Merayap Lagi, Pasien Covid Klaster Lebaran di Cipayung Tembus 104 Orang

0
52

Suara. com – Total pasien positif Covid-19 di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur kembali meningkat. Klaster corona yang hidup diduga karena interaksi saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H kemarin ini menjadi 104.

Hal ini dikatakan sebab Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio di lokasi. Berarti ada penambahan sebanyak 23 pasien dari sebelumnya penderita yang terdata adalah 81 orang.

Fajar mengatakan pihaknya mendapatkan jumlah pasien nyata ini setelah melakukan swab test kepada 691 warga yang tinggal di provinsi yang sama.

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio zaman di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap yang menerapkan lockdown karena urusan klaster lebaran warga. (Suara. com/Fakhri)

“Per hari ini total yang positif Covid-19 pada RT 3, RW 3 ada 104 pasien sebab 691 warga. Dari kira-kira 200-an KK (Kepala Keluarga), ” ujar Fajar, Minggu (23/5/2021).

Baca Juga: Polisi Ponorogo Belum Tuntaskan Kasus Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19

Setelah membludaknya kasus corona pada 18 Mei semrawut, pihaknya bersama aparat setempat sudah melakukan micro lockdown. Pergerakan masyarakat dibatasi serta pintu keluar-masuk warga ditutup.

“Lockdown 14 hari dari tanggal 18 Mei. Jadi sampai dua Juni, ” tuturnya.

Warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur dengan menerapkan lockdown. (Suara. com/Fakhri)

Menurutnya, penyebab awal penularan Covid-19 terjadi karena interaksi zaman lebaran. Salah satu keluarga berinteraksi dengan warga kira-kira padahal salah seorang dalam antaranya tidak diketahui pantas terjangkit Covid-19.

“Satu tim besar, satu kampung pada saat hari raya itu interaksi. Kebetulan tidak cakap ada yang sakit, rendah bawaan atau asma. Yang bersangkutan juga tidak tahu sehingga masih berinteraksi dan penyebarannya cepat, ” pungkasnya.

Baca Juga: 1 RT pada Cipayung Lockdown Lokal, Sangkaan Sementara Akibat Interaksi Lebaran