Kekayaan Bukan Alasan Antonio Conte Tinggalkan Inter Milan

0
184

Perkataan. com – Antonio Conte mengatakan kalau rencananya untuk masa ajaran Inter Milan tidak berganti sebelum ia memutuskan mundur dari juara Italia tersebut pada akhir musim serta menegaskan pilihannya tidak mau pernah ditentukan oleh uang.

Pelatih berumur 51 tahun itu menutup kontraknya hanya beberapa hari setelah membawa Inter mengambil gelar Serie A mula-mula mereka dalam 11 tahun pada bulan lalu.

Jalan Italia mengatakan bahwa parak itu disebabkan karena Conte tidak setuju dengan jadwal Inter memangkas sejumlah anggaran karena dampak pandemi virus corona.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte berpose dengan trofi Serie A usai laga kontra Udinese di San Siro, Minggu (23/5/2021). [AFP]
Pelatih Inter Milan Antonio Conte berpose dengan trofi Serie A sudah laga kontra Udinese pada San Siro, Minggu (23/5/2021). [AFP]

Sedangkan kepala Inter, Steven Zhang lalu menjelaskan bahwa mereka mempunyai “ide yang berbeda. ”

Baca Juga: Sah! Persija Tunjuk Angelo Alessio sebagai Pelatih Baru

“Saya hanya mampu mengatakan bahwa proyek saya tidak pernah berubah, tetapi tidak masuk akal untuk membicarakan hal-hal ini sekarang, ” kata Conte di dalam sebuah wawancara dengan Gazzetta dello Sport yang dikutip Antara dari Reuters dalam Kamis (10/6/2021).

“Saya tidak ingin melaksanakan kontroversi atau membicarakan transfer. Saya menghormati presiden Zhang, dan saya berterima beri padanya karena telah menetapkan saya. ”

“Saya mencintai Inter, awak, dan para penggemar, serta saya dengan tulus memberkati yang terbaik untuk Simone Inzaghi dalam pekerjaan tersebut. Ia adalah pelatih yang baik, cakap, ambisius serta saya berharap Nerazzurri lulus besar. ”

Prestasi Conte sendiri sangat baik dengan meraih empat gelar Bon Italia – tiga beriringan Juventus dan satu bergandengan Inter – dan kepala Liga Premier Inggris bersama-sama Chelsea.

Ia sejauh ini adalah penyuluh dengan bayaran tertinggi pada liga Italia musim berserakan dengan gaji bersih yang dilaporkan 12 juta euro (sekitar Rp208 miliar) per tahun, tetapi mengatakan kalau uang tidak pernah menjadi prioritasnya.

Baca Selalu: Inter Perangkat Banderol Rp1, 5 T untuk Lautaro Martinez, Barcelona dan Atletico Gigit Jari

“Pasar menetapkan harga. Itu didasarkan di dalam hasil yang dicapai & kerja yang dilakukan semasa bertahun-tahun, ” katanya.