KPK SP3 Kasus BLBI, Mardani Ali: Kasus Korupsi e-KTP Bisa Bernasib Serupa

0
199

Pandangan. com – Anggota DPR RI Mardani Ali Sera mengkritik kelakuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Menurut politisi PKS itu, langkah itu merupakan bukti kemunduran pemberantasan korupsi di Indonesia.

Peristiwa itu disampaikan oleh Mardani melalui akun Twitter miliknya @mardanialisera.

Mengoyak rasa keseimbangan dan langkah mundur dalam pemberantasan korupsi, ” kata Mardani seperti dikutip Suara. com, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga: Tengku Zul: Kenapa Kasus “Maling” BLBI di SP3 Buzzers pada Senyap?

Mardani mengungkit janji lama lembaga antirasuah itu buat mengusut kasus korupsi dengan merugikan negara hingga Rp 4, 56 triliun tersebut.

Namun, sumpah tersebut justru dikubur sebab pimpinan yang saat ini menjabat sebagai petinggi KPK.

SP3 harus didasari substansi kasus, jangan karena tidak mampu semua di-SP3 , ” ungkap Mardani.

Mardani komentari KPK SP3 kasus BLBI (Twitter/mardanialisera)
Mardani komentari KPK SP3 kasus BLBI (Twitter/mardanialisera)

Mardani menilai, keluarnya SP3 kasus megakorupsi tersebut sebagai aliran dari revisi UU KPK baru. Pada pasal 40 disebutkan SP3 dapat dikeluarkan jika kasus yang ditangani tidak selesai dalam besar tahun.

Bisakah kasus-kasus besar selesai secepat itu? Suram karena biasanya memakan waktu yang lama , ” tutur Mardani.

Mengucapkan Juga: 35 Hari di Rumah Benduan KPK, Begini Kesehatan Nurdin Abdullah

Mardani khawatir kasus megakorupsi lainnya seperti kasus korupsi e-KTP akan berakhir sama laksana BLBI dijatuhi SP3.