Penjaga Malaysia Tangkap 6 Teroris, Salah Satunya WNI

0
194

Suara. com – Sebesar enam teroris IS dengan terdiri dari lima warga negara Malaysia dan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ditangkap Polisi Diraja Malaysia (PDRM) dalam sebuah berdiam di sekitar Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Pulau Pinang.

Operasi dilakukan pada 6 dan 7 Januari 2020 & saat penangkapan ditemukan perut bendera IS, sebilah parang dan pisau.

“Semua individu yang ditangkap merupakan anggota Anshorullah At Tauhid, organ IS yang didirikan di dalam Oktober 2019 bertujuan mempromosikan ideologi salafi jihadi, merekrut anggota baru dan melampiaskan serangan di Malaysia, ” kata Kepala PDRM, Irjen Abdul Hamid Bin Bador, Sabtu (27/1/2021).

Abdul Hamid mengatakan analisis PDRM mendapatkan dari individu-individu yang ditahan telah menggunakan ancaman membunuh Mahathir Mohamad dan beberapa menteri kabinetnya karena mempraktekkan pemerintahan thoghut.

Membaca Juga: Sebesar 500 Kotak Amal Hak Terduga Teroris di Deli Serdang Disita Densus

Selain itu mereka juga merancang untuk melancarkan serangan atas pusat perjudian di Genting Highlands, Pahang dan pabrik minuman berlelah-lelah di sekitar Lembah Klang (Kuala Lumpur).

Merujuk kepada ancaman itu, ujar Abdul Hamid, hal tersebut merupakan hasrat yang sering dikeluarkan oleh dekat semua pelaku teroris yang ditangkap PDRM.

“Tiga individu terdiri perut warga Malaysia dan seorang WNI yang mengeluarkan ancaman tersebut telah didakwa di bawah Pasal 130JB(1)(a) KUHP yaitu memiliki bahan dengan berkaitan dengan teroris atau perbuatan teroris dan dijatuhi hukuman penjara. Sedangkan tiga yang lain telah dibebaskan atas arahan jaksa penuntut umum, ” katanya. (Antara)